menu melayang

Sabtu, 05 Maret 2022

PLN Operasikan 3 Infrastruktur Kelistrikan solusi melepas ketergantungan wilayah terpencil dari PLTD

PLN Operasikan 3 Infrastruktur Kelistrikan

PLN Operasikan 3 Infrastruktur Kelistrikan solusi melepas ketergantungan wilayah terpencil dari PLTD


Dunia PLN - Pengoperasian tiga infrastruktur kelistrikan ini juga menjadi solusi melepas ketergantungan wilayah terpencil dari PLTD.


Pada tanggal 04 Maret 2022 lalu - PT PLN (Persero) mengoperasikan tiga infrastruktur kelistrikan senilai Rp 377 miliar untuk memperkuat keandalan pasokan listrik di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.


Hal ini ditandai dengan pemberian tegangan pertama atau energize pada Gardu Induk (GI) 150 kV Otam (Extension) dengan 2 line Bay, GI 150 kV Molibagu (New) berkapasitas 30 MVA dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Otam - Molibagu sepanjang 75 Kms (Kilometer sirkuit)


Iskandar Kamaru selaku Bupati Bolaang Mongondow Selatan menyampaikan apresiasi kepada PLN atas energize atau pemberian tegangan Gardu Induk Molibagu 150 kV yang sangat bernilai strategis untuk wilayah mareka. 


"Dengan hadirnya Gardu Induk ini di Bolaang Mongondow Selatan, tentunya akan meningkatkan keandalan pasokan tenaga listrik (TL) serta membuka peluang investasi yang sebesar-besarnya bagi dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi warga Bolaang Mongondow Selatan" harap Bupati.


General Manager (GM) PLN Unit Induk Pembangunan Sulawesi, Defiar Anis mengatakan, keberadaan infrastruktur ini akan menjadi keandalan listrik di wilayah Bolaang Mongondow


Dengan semakin andalnya pasokan listrik daerah tersebut, maka warga di Desa Otam, Kabupaten Bolaang Mongondow hingga Desa Molibagu, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan sudah bisa menikmati listrik 24 jam," ungkap Defiar Anis


Tidak hanya disitu saja, pengoperasian ketiga proyek tersebut juga meningkatkan efisiensi, sebab kini PLN tidak perlu lagi mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Molibagu, Lanjut Defiar


"Hal ini juga sejalan dengan strategi dedieselisasi yang dilakukan PLN untuk mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dan meningkatkan efisiensi biaya pokok produksi listrik,” tambah Defiar.


Defiar mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh para pemangku kepentingan setempat sehingga upaya peningkatan infrastruktur kelistrikan ini dapat terwujud.


“Kolaborasi dan sinergi yang dilakukan insan Perusahaan Listrik Negara menjadi salah satu faktor keberhasilan infrastruktur kelistrikan," tambah Defiar.


Pada kesempatan yang sama, Defiar juga mengimbau kepada masyarakat yang mengalami gangguan kelistrikan dapat melapor melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123.

Blog Post

Related Post

Back to Top

Cari Artikel